Arnata, I Wayan (2020) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS XI IPA DI SMAN 8 DENPASAR TAHUN AJARAN 2019/2020. Undergraduate thesis, Universitas Pendidikan Ganesha.
Text (COVER)
1613021012-COVER.pdf Download (1MB) |
|
Text (ABSTRAK)
1613021012-ABSTRAK.pdf Download (122kB) |
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
1613021012-BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (531kB) |
|
Text (BAB 2 KAJIAN TEORI)
1613021012-BAB 2 KAJIAN TEORI.pdf Restricted to Repository staff only Download (554kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 3 METODELOGI PENELITIAN)
1613021012-BAB 3 METODELOGI PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
Text (BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN)
1613021012-BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (993kB) | Request a copy |
|
Text (BAB 5 PENUTUP)
1613021012-BAB 5 PENUTUP.pdf Restricted to Repository staff only Download (124kB) | Request a copy |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
1613021012-DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (315kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
1613021012-LAMPIRAN.pdf Download (4MB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan keterampilan pemecahan masalah siswa antara siswa yang belajar dengan model Problem Based Flipped Classroom (PBFC), model Traditional Flipped Classroom (TFC) dan model Direct Instruction (DI). Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian ini berjumlah 357 siswa kelas XI IPA SMA Negeri 8 Denpasar dengan sampel penelitian berjumlah 107 siswa dan terdistribusi ke dalam tiga kelas. Data keterampilan pemecahan masalah siswa diperoleh melalui tes keterampilan pemecahan masalah dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan ANAKOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukan adanya perbedaan keterampilan pemecahan masalah siswa antara kelompok yang belajar dengan model PBFC, model TFC, dan model DI. Hal ini ditunjukan dengan hasil uji hipotesis menggunakan ANAKOVA yang menunjukan nilai statistik F* = 1317.899 dengan angka signifikansi 0,001 (p < 0,05) yang berarti hipotesis penelitian diterima. Hasil tes keterampilan pemecahan masalah setelah perlakuan (post-test) menunjukan kelompok model PBFC lebih unggul dibandingkan kelompok model TFC, dan kelompok model TFC lebih baik dibandingkan kelompok model DI. Ditunjukan dari rata-rata keterampilan pemecahan masalah siswa kelompok model PBFC berada pada kategori tinggi (M = 79,38; SD = 7,76) sedangkan kelompok model TFC berada pada kategori tinggi (M = 75,57; SD = 8,23) dan kelompok model DI berada pada kategori cukup (M = 68,82; SD = 8,17)
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Model PBFC, Model TFC, Model DI, Keterampilan Pemecahan Masalah |
Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools Q Science > QC Physics |
Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Jurusan Fisika dan Pengajaran IPA > Program Studi Pendidikan Fisika (S1) |
Depositing User: | I Wayan Arnata |
Date Deposited: | 22 Jul 2020 08:30 |
Last Modified: | 22 Jul 2020 08:30 |
URI: | http://repo.undiksha.ac.id/id/eprint/1868 |
Actions (login required)
View Item |